
Tebo Ilir (MTsN. 6 Tebo) Dalam upaya mendorong transformasi pendidikan madrasah menuju pembelajaran bermakna dan berkelanjutan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tebo, Bapak H. Julan, S. Ag., M. Pd. I, secara resmi membuka Workshop Perangkat Pembelajaran Implementasi Konsep Deep Learning yang diselenggarakan oleh MTsN 6 Tebo.
Kegiatan pembukaan berlangsung pada hari Jum’at, 18 Juli 2025, bertempat di Aula MTsN 6 Tebo, dan diikuti oleh 47 peserta yang terdiri dari guru-guru dari MTsN 6 Tebo serta beberapa madrasah MI, MTs, dan MA yang berada di wilayah Kecamatan Tebo Ilir.
Dalam sambutannya, Kepala Kankemenag Kabupaten Tebo menyampaikan pentingnya guru madrasah beradaptasi dengan tantangan zaman:
"Tantangan pendidikan madrasah ke depan tidak hanya terletak pada peningkatan sarana fisik, tetapi juga pada bagaimana guru mampu menciptakan pembelajaran yang merangsang nalar kritis, kolaboratif, dan berbasis pada pengalaman nyata. Deep Learning menjadi jawaban atas kebutuhan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam karakter dan literasi digital. Guru madrasah harus mampu berinovasi dan menyiapkan peserta didik yang tahan uji dalam kompetisi global, tanpa kehilangan akar nilai keislaman."
Beliau juga mengapresiasi langkah MTsN 6 Tebo yang telah mengambil inisiatif menjadi pelopor dalam penguatan perangkat pembelajaran berbasis konsep Deep Learning, sejalan dengan arah kebijakan Kurikulum Merdeka dan Madrasah Reform Kementerian Agama.
Sementara itu, Kepala MTsN 6 Tebo, Bapak Slamet, S. Ag., M. Pd. I, dalam laporan pembukaannya menyampaikan bahwa workshop ini merupakan salah satu langkah strategis madrasah untuk menyambut masa depan pendidikan yang lebih progresif dan partisipatif.
"Dengan peserta sebanyak 47 guru dari berbagai jenjang madrasah, kami berharap kegiatan ini mampu menjadi lokomotif perubahan dalam merancang perangkat ajar yang tidak hanya menekankan pada capaian akademik, tetapi juga kemampuan berpikir tingkat tinggi, pembentukan karakter, dan kemandirian belajar siswa," ujar beliau.

Workshop ini menghadirkan Dr. M. Sidik, S. Ag., M. Pd, Pengawas Madya pada Kantor Kemenag Kabupaten Muaro Jambi sebagai narasumber utama. Dalam sesi pembukanya, beliau menegaskan pentingnya guru memahami esensi dari Deep Learning, yaitu membentuk pengalaman belajar yang transformatif, bukan sekadar menyampaikan materi.
Kegiatan workshop dijadwalkan berlangsung selama dua hari, dengan rangkaian materi mulai dari penyusunan ATP berbasis capaian pembelajaran, strategi asesmen autentik, hingga perancangan modul ajar kontekstual sesuai kebutuhan peserta didik madrasah.
MTsN 6 Tebo dengan kegiatan ini kembali menegaskan perannya sebagai pusat inovasi pendidikan madrasah di Kabupaten Tebo. Semoga semangat perubahan ini mampu menular ke seluruh madrasah demi terwujudnya madrasah hebat, bermartabat, dan berdaya saing global.(ef)
|
168x
Dibaca |
Untuk Wilayah Kab. Tebo dan Sekitarnya
Memuat tanggal...